Translate


Oke pada kali ini saya mau membahas detail yang lebih terperinci setelah dasar atau basicnya sudah saya jelaskan pada artikel sebelumnya


Kali ini saya akan menjelaskan bagaimana menghitung posisi Support Resisten menurut algoritma metatrader, karena algoritma metatrader ini saya pelajari manakala saya mempelajari cara membuat indikator kustom dan robot trading, jadi saya tahu inilah cara yang digunakan mesin yang kita tahu bernama metatrader atau basis yang digunakan sebagai alat buat kita trading secara umumnya


Oke untuk lebih jelasnya sistem metatrader menggunakan cara hitung 12 bar untuk basis berhitung mencari posisi Support maupun Resisten, untuk lebih jelasnya silahkan lihat pada gambar dibawah dimana saya berikan contoh menghitung mundur 12 bar atau 12 candle dari posisi candle yang paling akhir atau yg berjalan

Pada contoh gambar diatas kita melihat ujung wick tertinggi berada pada candle ke 3 atau bar ke 3 dari posisi candle yang berjalan maka secara kalkulasi posisi Resisten berada pada candle ke 3 yang dicontohkan diatas.

Metode ini berlaku di semua kerangka waktu jadi di kerangka waktu manapun mencari posisinya sama yaitu 12 bar tertinggi atau terendah dari posisi candle berjalan.


Pada Contoh gambar diatas merupakan contoh posisi Support yang berada di posisi candle ke 5. 


Jadi Contoh diatas merupakan algoritma dari metatrader untuk mengkalkulasi Support dan Resistensi, saya tahu ini tidak pewrnah dibahas di artikel manapun karena banyak trader dan banyak kreator dari indikator kustom tidak ingin semua orang tahu isi dapur pacu mereka tapi selama hampir 15 tahun lebih saya trading baik di komoditas maupun forex saya sering melihat bahwa sebenernya banyak yang masih kurang paham bagaimana sistem metatrader dan bagaimana algoritmanya berhitung.

Post a Comment